Tottenham Hotspur Anggap EFL Cup Bukan Prioritas

Tottenham Hotspur akan menjamu West Ham United di pertandingan Carabao EFL Cup, Kamis (26/10) dinihari nanti. Tapi, ternyata, Spurs anggap ajang ini sebagai prioritas terakhir.

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, anggap ajang EFL Cup sebagai prioritas terakhir. Yang paling penting, menurut manajer asal Argentina itu, adalah gelar juara Liga Inggris.

Pochettino merasa penting bagi Spurs untuk bisa menjadi juara dalam sebuah kompetisi, untuk perlihatkan kemajuan anak asuhnya. Namun demikian, ia yakin ajang Piala Carabao atau yang biasa disebut EFL Cup, bukanlah target utama.

“Tujuan kami adalah memenangkan Liga Inggris dan Liga Champions. Bagi saya, itulah dua piala bergengsi yang sesungguhnya,” tandas Pochettino dalam konferensi pers.

“Tentu saja, kemudian ada Piala FA. Saya ingin memenangkannya, dan saya pun ingin menjadi juara Piala Carabao,” tambahnya.

“Tapi, jika ingin menjadi sebuah tim besar, jika ingin berjuang untuk hal-hal yang besar, saya rasa mustahil andai Anda tidak gunakan seluruh pemain dan merotasi skuad. Itu mustahil,” ujar Pochettino yang pernah menjadi pemain Paris Saint-Germain itu.

“Anda [media] bisa mengkritik saya, dan publik pun boleh mengkritik performa kami. Tapi seorang manajer selalu inginkan sebuah kemenangan. Dan tentu saja, bisa memenangkan Piala Carabao tidak akan mengubah apapun di Tottenham,” tandasnya.

“Mampu memenangkan Piala FA, merupakan sesuatu yang fantastis. Saya ingin menjadi juara kompetisi tertua di dunia itu, tapi yang bisa mengubah hidup Anda hanyalah [menjadi juara di] Liga Inggris dan Liga Champions. Itulah kenyataannya. Andai ada yang memlintir ucapan saya, silahkan. Tapi itulah kenyataannya,” tegas Poch.

The Lilywhites akan bertemu West Ham United, Kamis (26/10) dinihari WIB nanti, dan kabarnya pemain muda, Juan Foyth, akan bermain usai didatangkan dari Estuadiantes pada musim panas lalu.

Keraguan pun muncul karena pesepakbola berusia 19 tahun itu diyakini akan berduel dengan Andy Carroll yang bermain untuk The Hammers.

“Juan sama tingginya dengan Toby [Alderwiereld], Jan [Vertonghen] dan Davidson [Sanchez]. Saya bermain melawan striker-striker bertubuh besar, ketika berusia 17 atau 18 tahun, padahal tubuh saya lebih kecil dibandingkan Juan,” tambahnya.

“Ayolah. Dia butuh bermain. Dia pemain Tottenham dan ada di sini. Juan harus berjuang dan membuktikan diri bahwa ia bisa bersaing di pertandingan seperti ini,” tegas Pochettino.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here